Laman

Minggu, 13 Mei 2012

For You

"lelaki berwajah manis penampilan sederhana"
    iya. . itulah yang ada di pikiran ku waktu pertama kali bertemu. .
awalnya tak ada rasa istimewa yang terpancar. .
    semua biasa saja. .
selain berpikiran "lelaki manis dan sederhana"

waktu pun terus bergulir ,
   entah dari mana awalnya kami pun semakin dekat.
dekat tapi hanya sebatas kaka - adik , sahabat, dan juga tempat curhat.

yup, aku jadi tempat curhat lelaki itu.
   hampir setiap masalah dia ceritakan padaku.
termasuk masalah dengan kekasihnya.
   aku cukup senang dengan keadaan seperti ini.
keadaan yang makin lama, melukai ku sendiri.

Kenapa ??
   karena tanpa sadar aku menyukainya.!!
oh my. .gimana bisa aku suka dengan lelaki yang hanya menganggapku adiknya .
   sementara hampir stiap hari yang ia ceritakan dengan ku adalah soal kekasihnya.
what a great thing. . -..-

semakin hari kami semakin dekat dengan candaan dan juga perhatian.
   mungkin aku sedikit berdosa dengan kekasihnya karena aku punya rasa yang tak biasa.

selang beberapa bulan,
   aku mendapat kabar gembira. . !! eh sedih deh. .
      ternyata lelaki itu sudah putus dengan kekasihnya. .
entah aku harus senang atau sedih. .

yang bisa aku lakukan adalah menghibur dia. .
yak !! cuma menghibur dia yang sedang patah hati. .
*ketawa setan* hahahaha. .
*ups sorry*

saat itu aku belum berani mengatakan perasaan ku sebenarnya. .
  sebagai wanita, aku hanya bisa menunggu. .
menunggu dia yang mengatakannya terlebih dahulu. .

AND YOU KNOW WHAT ?!!
ternyata sikap menunggu yang aku terapkan itu salah besar. .
dia jadian sama wanita lain. . T____T

oke fine. .
aku pun bisa menerima keadaan yang 'agak' sulit ini. .
setidaknya masih bisa dekat dengannya walaupun masih sebagai 'adik, sahabat, dan tempat curhat'
hampir setiap hari ia bercerita mengenai kekasihnya yang 'agak aneh' itu. .
aku malas bercerita mengenai kekasihnya itu, ,
intinya adalah ia menjalani hubungan itu tanpa ada rasa apa pun. .
*kabar gembira*

empat bulan berlalu, ternyata dia pun AKHIRNYA memutuskan kekasihnya itu. .
*ketawa setan lagi*

kami pun semakin hari semakin dekat. .
kami juga sering bertukar kata 'sayang' satu sama lain. .
dengan status masih sebagai 'adik, sahabat, dan tempat curhat'

beberapa bulan kemudian, ,
ia pun menyatakan perasaan padaku. .
AKHIRNYA yang di tunggu - tunggu datang juga. .
penantian ku tak sia - sia :D

Yup aku pun berstatus 'in a relationship' dengan lelaki berwajah manis penampilan sederhana. .
tanpa harus membuang gelarku yang terdahulu 'adik, sahabat, tempat curhat'
dan yang spesial adalah 'pacar' . :)

Sabtu, 12 Mei 2012

Stupidity Of Love

Ketika janji hanya terucap. .
     ketika pengorbanan tak ada harganya. .
          Ketika harapan menjadi sirna. .
               Ketika airmata terbuang sia - sia. . .

Ketika ada sejuta pikiran dan pertanyaan,
     Namun tak ada kejelasan dan jawaban. .

Ketika bibir tak lagi mampu berucap,
     Dapatkah anda mendengar hati yang berbicara ?

Ketika jiwa ini mulai lelah dengan kekecewaan,
     Dapatkah kita terus memaafkannya. ?

Ketika kecemburuan melanda,
     Dapatkah anda membuat saya merasa special. ?

Ketka kita telah berkomitmen,
     Namun anda yang melanggar. .
          Apa yang bisa saya lakukan ?

Ketika saya merasa tidak special di mata anda,
     Apa yang dapat anda lakukan ?

Ketika saya hendak mengakhiri ini semua,
     Sikap anda berubah menjadi sangat ramah terhadap saya. .

apa yang harus di lakukan ketika semua itu terjadi. ?
     pergi menjauh atau tetap tinggal. ??

Selasa, 08 Mei 2012

Soal Analisis Laporan Keuangan


Soal Analisis Laporan Keuangan

 1.     Berikut adalah sifat laporan keuangan, kecuali ?
a.    Fakta yang telah di catat (Recorded Fact)
b.  Prinsip – prinsip dan kebiasaan – kebiasaan di dalam akuntansi (accounting convention and postulate)
c.    Pendapat pribadi (personal judgement)
d.    Fakta yang belum di catat (Unrecorded Fact)
Jawaban D

      2.    Di bawah ini merupakan tujuan kualitatif akuntansi, kecuali ?
a.    Relevan
b.    Daya banding
c.    Non Netral
d.    Tepat Waktu
Jawaban C

       3.    Apa yang di maksud dengan Relevan ?
a.    Laporan keuangan yang di hasilkan harus di mengerti
b. Laporan keuangan yang di hasilkan harus sesuai antara data dan keadaan perusahaan
c.    Laporan keuangan yang dihasilkan harus tepat waktu
d.    Laporan yang di hasilkan memiliki daya banding
Jawaban B

      4.    Laporan yang sistematis tentang aktiva, hutang, dan modal dari suatu perusahaan       yang menunjukan posisi keuangan pada saat tertentu, merupakan pengertian dari ?
a.    Neraca
b.    Laba Rugi
c.    Perubahan Modal
d.    Arus Kas
Jawaban A

        5.    Bentuk laporan Neraca ada dua, yaitu ?
a.    Dua Kolom dan empat kolom
b.    Staffle dan Skontro
c.    Multiple Step dan Single Step
d.    Multiple Step dan Skontro
Jawaban B

         6.    Bentuk laporan laba rugi ada dua macam, yaitu ?
a.    Dua Kolom dan empat kolom
b.    Staffle dan Skontro
c.    Multiple Step dan Single Step
d.    Multiple Step dan Skontro
Jawaban C

        7.    Hal – hal yang menyebabkan perubahan modal suatu perusahan adalah, kecuali?
a.    Adanya Laba usaha
b.    Adanya Kerugian
c.    Adanya Prive
d.    Adanya Persediaan
Jawaban D

         8.    Merupakan akun yang terdapat dalam laporan laba rugi adalah ?
a.    Modal dan penjualan
b.    Kas dan Piutang
c.    Pendapatan dan Beban – beban
d.    Hutang dagang dan piutang dagang
Jawaban C

9.    Suatu ikhtisar tentang perubahan modal yang terjadi selama jangka waktu tertentu merupakan pengertian dari ?
a.    Laporan Perubahan Modal
b.    Neraca
c.    Laba Rugi
d.    Arus Kas
Jawaban A


10. Menunjukan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya apabila perusahaan tersebut dilikuidasikan baik kewajiban keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Merupakan pengertian dari ?
a.    Likuiditas
b.    Solvabilitas
c.    Rentabilitas
d.    Stabilitas Usaha
Jawaban B

11.  Menunjukan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Merupakan pengertian dari ?
a.    Likuiditas
b.    Solvabilitas
c.    Rentabilitas
d.    Stabilitas Usaha
Jawaban C

12. menunjukan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya yang harus segera dipenuhi, atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban pada saat ditagih. Merupakan pengertian dari ?
a.    Likuiditas
b.    Solvabilitas
c.    Rentabilitas
d.    Stabilitas Usaha
Jawaban A

13. Tujuan analisis keuangan seperti di bawah ini kecuali ?
a.    Investasi pada saham
b.    Pemberian kredit
c.    Analisis internal
d.    Analisis Eksternal
Jawaban D

14. Merupakan prinsip akuntansi seperti di bawah ini, kecuali ?
a.    Kesatuan Usaha
b.    Berkesinambungan
c.    Harga pertukaran yang obyektif
d.    Perseorangan
Jawaban D

15. Ada dua metode yang digunakan oleh setiap penganalisa laporan keuangan, yaitu ?
a.    Vertikal dan Horizontal
b.    Straight line dan Vertikal
c.    Fisik dan persediaan
d.    Physical dan Straight line
Jawaban A





Kamis, 19 April 2012

Sejarah Perkembangan Akuntansi di Indonesia


Praktik akuntansi di Indonesia dapat ditelusur pada era penjajahan Belanda sekitar 17 (ADB 2003) atau sekitar tahun 1642 (Soemarso 1995). Jejak yang jelas berkaitan dengan praktik akuntansi di Indonesia dapat ditemui pada tahun 1747, yaitu praktik pembukuan yang dilaksanakan Amphioen Sociteyt yang berkedudukan di Jakarta (Soemarso 1995). Pada era ini Belanda mengenalkan sistem pembukuan berpasangan (double-entry bookkeeping) sebagaimana yang dikembangkan oleh Luca Pacioli. Perusahaan VOC milik Belanda-yang merupakan organisasi komersial utama selama masa penjajahan-memainkan peranan penting dalam praktik bisnis di Indonesia selama era ini (Diga dan Yunus 1997).
Kegiatan ekonomi pada masa penjajahan meningkat cepat selama tahun 1800an dan awal tahun 1900an. Hal ini ditandai dengan dihapuskannya tanam paksa sehingga pengusaha Belanda banyak yang menanmkan modalnya di Indonesia. Peningkatan kegiatan ekonomi mendorong munculnya permintaan akan tenaga akuntan dan juru buku yang terlatih. Akibatnya, fungsi auditing mulai dikenalkan di Indonesia pada tahun 1907 (Soemarso 1995). Peluang terhadap kebutuhan audit ini akhirnya diambil oleh akuntan Belanda dan Inggris yang masuk ke Indonesia untuk membantu kegiatan administrasi di perusahaan tekstil dan perusahaan manufaktur (Yunus 1990). Internal auditor yang pertama kali datang di Indonesia adalah  J.W Labrijn-yang sudah berada di Indonesia pada tahun 1896 dan orang pertama yang melaksanakan pekerjaan audit (menyusun dan mengontrol pembukuan perusahaan) adalah Van Schagen yang dikirim ke Indonesia pada tahun 1907 (Soemarso 1995).
Pengiriman Van Schagen merupakan titik tolak berdirinya Jawatan Akuntan Negara-Government Accountant Dienst yang terbentuk pada tahun 1915 (Soermarso 1995). Akuntan publik yang pertama adalah Frese & Hogeweg yang mendirikan kantor  di Indonesia pada tahun 1918. Pendirian kantor ini diikuti kantor akuntan yang lain yaitu kantor akuntan H.Y.Voerens pada tahun 1920 dan pendirian Jawatan Akuntan Pajak-Belasting Accountant Dienst (Soemarso 1995). Pada era penjajahan, tidak ada orang Indonesia yang bekerja sebagai akuntan publik. Orang Indonesa pertama yang bekerja di bidang akuntansi adalah JD Massie, yang diangkat sebagai pemegang buku pada Jawatan Akuntan Pajak pada tanggal 21 September 1929 (Soemarso 1995).
Kesempatan bagi akuntan lokal (Indonesia) mulai muncul pada tahun 1942-1945, dengan mundurnya Belanda dari Indonesia. Pada tahun 1947 hanya ada satu orang akuntan yang berbangsa Indonesia yaitu Prof. Dr. Abutari (Soermarso 1995). Praktik akuntansi model Belanda masih digunakan selama era setelah kemerdekaan (1950an). Pendidikan dan pelatihan akuntansi masih didominasi oleh sistem akuntansi model Belanda. Nasionalisasi atas perusahaan yang dimiliki Belanda dan pindahnya orang orang Belanda dari Indonesia pada tahun 1958 menyebabkan kelangkaan akuntan dan tenaga ahli (Diga dan Yunus 1997).
Atas dasar nasionalisasi dan kelangkaan akuntan, Indonesia pada akhirnya berpaling ke praktik akuntansi model Amerika. Namun demikian, pada era ini praktik akuntansi model Amerika mampu berbaur dengan akuntansi model Belanda, terutama yang terjadi di lembaga pemerintah. Makin meningkatnya jumlah institusi pendidikan tinggi yang menawarkan pendidikan akuntansi-seperti pembukaan jurusan akuntansi di Universitas Indonesia 1952, Institute Ilmu Keuangan (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara-STAN) 1990, Univesitas Padjajaran 1961, Universitas Sumatera Utara 1962, Universitas Airlangga 1962 dan Universitas Gadjah Mada 1964 (Soermarso 1995)-telah mendorong pergantian praktik akuntansi model Belanda dengan model Amerika pada tahun 1960 (ADB 2003). Selanjutnya, pada tahun 1970 semua lembaga harus mengadopsi sistem akuntansi model Amerika (Diga dan Yunus 1997).
Pada pertengahan tahun 1980an, sekelompok tehnokrat muncul dan memiliki kepedulian terhadap reformasi ekonomi dan akuntansi. Kelompok tersebut berusaha untuk menciptakan ekonomi yang lebih kompetitif dan lebih berorientasi pada pasar-dengan dukungan praktik akuntansi yang baik. Kebijakan kelompok tersebut memperoleh dukungan yang kuat dari investor asing dan ­lembaga-lembaga internasional (Rosser 1999). Sebelum perbaikan pasar modal dan pengenalan reformasi akuntansi tahun 1980an dan awal 1990an, dalam praktik banyak ditemui perusahaan yang memiliki tiga jenis pembukuan-satu untuk menunjukkan gambaran sebenarnya dari perusahaan dan untuk dasar pengambilan keputusan; satu untuk menunjukkan hasil yang positif dengan maksud agar dapat digunakan untuk mengajukan pinjaman/kredit dari bank domestik dan asing; dan satu lagi yang menjukkan hasil negatif (rugi) untuk tujuan pajak (Kwik 1994).
Pada awal tahun 1990an, tekanan untuk memperbaiki kualitas pelaporan keuangan muncul seiring dengan terjadinya berbagai skandal pelaporan keuangan yang dapat mempengaruhi kepercayaan dan perilaku investor. Skandal pertama adalah kasus Bank Duta (bank swasta yang dimiliki oleh tiga yayasan yang dikendalikan presiden Suharto). Bank Duta go public pada tahun 1990 tetapi gagal mengungkapkan kerugian yang jumlah besar (ADB 2003). Bank Duta juga tidak menginformasi semua informasi kepada Bapepam, auditornya atau underwriternya tentang masalah tersebut. Celakanya, auditor Bank Duta mengeluarkan opini wajar tanpa pengecualian. Kasus ini diikuti oleh kasus Plaza Indonesia Realty (pertengahan 1992) dan Barito Pacific Timber (1993). Rosser (1999) mengatakan bahwa bagi pemerintah Indonesia, kualitas pelaporan keuangan harus diperbaiki jika memang pemerintah menginginkan adanya transformasi pasar modal dari model “casino” menjadi model yang dapat memobilisasi aliran investasi jangka panjang.
Berbagai skandal tersebut telah mendorong pemerintah dan badan berwenang untuk mengeluarkan kebijakan regulasi yang ketat berkaitan dengan pelaporan keuangan. Pertama, pada September 1994, pemerintah melalui IAI mengadopsi seperangkat standar akuntansi keuangan, yang dikenal dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Kedua, Pemerintah bekerja sama dengan Bank Dunia (World Bank) melaksanakan Proyek Pengembangan Akuntansi yang ditujukan untuk mengembangkan regulasi akuntansi dan melatih profesi akuntansi. Ketiga, pada tahun 1995, pemerintah membuat berbagai aturan berkaitan dengan akuntansi dalam Undang Undang Perseroan Terbatas. Keempat, pada tahun 1995 pemerintah memasukkan aspek akuntansi/pelaporan keuangan kedalam Undang-Undang Pasar Modal (Rosser 1999).
Jatuhnya nilai rupiah pada tahun 1997-1998 makin meningkatkan tekanan pada pemerintah untuk memperbaiki kualitas pelaporan keuangan. Sampai awal 1998, kebangkrutan konglomarat, collapsenya sistem perbankan, meningkatnya inflasi dan pengangguran memaksa pemerintah bekerja sama dengan IMF dan melakukan negosiasi atas berbagaai paket penyelamat yang ditawarkan IMF. Pada waktu ini, kesalahan secara tidak langsung diarahkan pada buruknya praktik akuntansi dan rendahnya kualitas keterbukaan informasi (transparency).
                                                                  

Macam – Macam Laporan Keuangan


Laporan keuangan ini sangat penting bagi pihak manajemen, kreditor dan investor. Laporan keuangan terdiri dari 3 macam :

a. Laporan Laba-Rugi (income statement)
Laporan laba-rugi adalah salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menggambarkan apakah suatu perusahaan mengalami laba atau rugi dalam satu periode akuntansi. 

b. Laporan Perubahan Modal (statement of equity)
Laporan perubahan modal adalah salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menggambarkan bertambahnya atau berkurangnya modal suatu perusahaan akibat dari laba atau rugi yang diterima oleh perusahaan tersebut dalam satu periode akuntansi.

c. Neraca (balance sheet)
Laporan neraca adalah salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menunjukan keadaan keuangan secara sistematis dari suatu perusahaan pada saat tertentu dengan cara menyajikan daftar aktiva, utang dan modal pemilik perusahaan.

60% Artikel di Wikipedia Tidak Akurat


Liputan6.com, London: Hasil sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa sebanyak enam dari sepuluh artikel di Wikipedia tidak akurat. Banyaknya kesalahan faktual ini menunjukkan betapa tidak bisa diandalkannya sumber informasi online yang dijadikan sebagai sarana tunggal untuk menggali informasi.
Meski begitu, jutaan orang di dunia mengandalkan Wikipedia untuk mengerjakan berbagai hal. Mulai dari pekerjaan rumah sekolah dan bahkan untuk bahan presentasi yang mencari fakta dan tokoh figur berbagai perusahaan.
Menurut Dailymail.co.uk, Rabu (18/4), penelitian yang dikhususkan meneliti artikel profil informasi perusahaan di situs populer itu ditemukan sebanyak 60 persen dari artikel tersebut yang memiliki kesalahan faktual.
Halaman Wikipedia ini memang bisa diedit oleh publik. Hal itulah yang menyebabkan kesalahan dalam informasi faktual. Kadang-kadang, kasus sabotase juga terjadi yang ditujukan untuk membuat kesalahan dalam artikel. Namun, pihak administrator situs itu menambah masalahnya dengan terlalu lamban dalam menanggapi respon yang mengeluh tentang kesalahan tersebut.
Penelitian ini dilakukan oleh tim jurnal ilmiah Public Relations Journal, yang menanyakan sebanyak 1.284 anggota tentang artikel Wikipedia yang berisi klien mereka. Menurut pemimpin peneliti Profesor Marcia DiStaso dari Penn State University, satu dari empat dari mereka yang ditanyai sebelumnya tidak pernah memeriksa benar atau salah artikel Wikipedia tentang klien mereka.
Setelah kesalahan itu terlihat dan menemukan kesalahan lebih lanjut, satu dari empat anggota itu juga mengaku pernah mengirimkan keluhan ke Wikipedia, namun tidak pernah menerima respon apapun. Lainnya mengatakan butuh berminggu-minggu untuk mendapatkan respon jawaban, meski Wikipedia sendiri mengklaim semua permintaan koreksi akan ditangani dalam dua sampai lima hari.
Profesor DiStaso mengatakan: "Ini tidak mengejutkan bagi saya bahwa begitu banyak artikel Wikipedia yang mengandung kesalahan faktual." "Namun, sungguh mengejutkan bahwa 25 persen responden survei itu mengindikasikan bahwa mereka tidak familiar dengan artikel Wikipedia untuk sebuah perusahaan atau klien."
Meski Wikipedia bukan sebuah halaman resmi fakta untuk sebuah perusahaan, hal ini sebenarnya sangat penting bagi mereka yang ingin mendapatkan dan menggunakannya untuk mengumpulkan informasi tentang sebuah perusahaan.
Profesor DiStaso menambahkan: "Status quo ini tidak dapat dilanjutkan. Jumlah kesalahan faktual yang tinggi ini justru akan mengecewakan siapa pun, terutama masyarakat, yang bergantung pada Wikipedia untuk mencari informasi yang akurat." (JAY/MEL)
                                                                   
Source : www.id.yahoo.com

Kamis, 29 Maret 2012

12.000 Pendemo BBM Siap Turun Ke Jalan (lagi)


Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 12.000 orang dari berbagai elemen masyarakat antara lain buruh, mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat lainnya akan berunjuk rasa pada beberapa lokasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Jumat. 
"Petugas sudah mulai siaga di beberapa lokasi demo," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat. 
Kombes Rikwanto mengatakan aksi unjukrasa elemen masyarakat bertepatan dengan sidang paripurna DPR yang membahas dan memutuskan soal rencana kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi per 1 April 2012. 
Kabid Humas Polda Metro Jaya mengimbau peserta aksi tetap menjaga keamanan dan ketertiban umum, serta menyampaikan aspirasi secara tertib. 
Polda Metro Jaya mengerahkan 22.000 personil termasuk 8.000 pasukan bantuan dari unsur TNI, guna menjaga obyek vital dan mengamankan aksi menolak rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. 
Polda Metro Jaya menyiagakan anggota pengamanan aksi dalam rangka menolak kenaikan harga BBM tersebut hingga 5 April 2012 mendatang. 
Beberapa lokasi aksi, yakni Gedung DPRD Kota Tangerang (Banten), Istana Presiden, Gedung DPR/MPR, kantor Kementerian BUMN dan Bundaran Hotel Indonesia, serta Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. (rr)


Source : id.yahoo.com